Indramayu - Babinsa secara serentak menggelar Operasi Pasar di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (11/08/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau stabilitas harga kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan bahan pangan, serta mencegah praktik curang seperti penimbunan barang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di pasar tradisional maupun warung-warung.
Operasi yang terintegrasi dan terinterkoneksi hingga ke tingkat Kodam III/Siliwangi ini menunjukkan keseriusan aparat TNI dalam menjaga daya beli masyarakat dan ketahanan pangan daerah. Para Babinsa disebar ke berbagai titik pasar untuk melakukan pengamatan langsung terhadap pergerakan harga dan stok barang.
Danramil 1615/Haurgeulis, Kapten Inf Dadang Iskandar, menyatakan, "Kami terus berupaya memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat. Pengawasan ini penting untuk mendeteksi dini potensi lonjakan harga atau kelangkaan barang."
Senada dengan itu, Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., menekankan, "Operasi pasar ini adalah wujud nyata kepedulian TNI kepada rakyat. Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi di wilayah kami, termasuk di Haurgeulis."
Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., turut memberikan arahan, "Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI untuk melindungi masyarakat dari spekulan dan praktik-praktik yang merugikan."
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., yang akrab disapa 'Jenderal Santri', memberikan apresiasi atas pelaksanaan operasi ini. Beliau menyampaikan, "Stabilitas harga sembako adalah prioritas utama. Kehadiran Babinsa di pasar memastikan bahwa masyarakat dapat berbelanja dengan tenang tanpa khawatir akan permainan harga. Ini adalah bagian dari tugas kami dalam menciptakan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat."
Melalui jaringan media yang terintegrasi, informasi dari lapangan langsung dilaporkan ke jenjang komando yang lebih tinggi, memastikan respons cepat jika ditemukan adanya indikasi masalah. Operasi pasar ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku penimbunan dan menjaga pasokan sembako tetap lancar di pasaran.

Ade priyana